Showing 1–9 of 12 results
-

Rp 75.000
Buku “AL-QUR’AN ISYARAT: Cahaya Bagi Penyandang Tunarungu” hadir sebagai manifestasi bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk universal yang melampaui segala keterbatasan fisik manusia. Berpijak pada konsep pendidikan inklusif, buku ini membedah landasan teologis dan praktis dalam menghadirkan kalam Ilahi bagi masyarakat tuli. Penulis menegaskan bahwa hak untuk berinteraksi dengan wahyu adalah milik semua orang, sekaligus memberikan tinjauan kritis terhadap literatur terdahulu guna memperkuat sistem pendidikan Al-Qur’an yang lebih ramah disabilitas.
Selanjutnya, buku ini mengupas tuntas aspek teknis dan metodologis mengenai interaksi tunarungu dengan Al-Qur’an. Mulai dari pemahaman mendalam terhadap karakteristik sensorik rungu wicara hingga penerapan metode isyarat yang sistematis dalam membaca serta menghafal Al-Qur’an. Kehadiran panduan praktis ini menjadi terobosan penting untuk menjembatani kesenjangan aksesibilitas agama, yang selama ini sering kali hanya berfokus pada metode auditori konvensional.
Pada bagian akhir, pembaca diajak menelusuri ekosistem pendukung melalui potret Pesantren Tahfiz Difabel, mulai dari visi pendirian hingga manajemen fasilitasnya. Buku ini mengungkap pilar-pilar keberhasilan pendidikan inklusif yang mampu mengubah kesunyian menjadi lantunan gerak bermakna. Ini adalah karya komprehensif yang tidak hanya menawarkan panduan pedagogis, tetapi juga inspirasi spiritual bagi pendidik, keluarga, dan masyarakat untuk mewujudkan akses Al-Qur’an yang setara bagi semua.
-

Rp 100.000
Buku ini mengajak pembaca memahami sunnatullah dengan sudut pandang yang lebih luas dan menyeluruh. Selama ini, sunnatullah sering dipahami sebatas hukum sebab-akibat yang berlaku tetap dalam kehidupan, padahal Al-Qur’an juga menyingkap adanya sunnatullah khariqah berupa mukjizat, karamah, ma’unah, ihânah, dan istidrâj. Dengan pendekatan relasional yang melibatkan pancaindra, akal, intuisi, dan wahyu, buku ini menegaskan bahwa sunnatullah hadir dalam dua corak: kepastian dan kemungkinan, yang sama-sama menyimpan hikmah.
Isi buku tidak berhenti pada teori, tetapi menyajikan langkah-langkah praktis untuk memahami petunjuk Al-Qur’an secara tematis. Setiap surat, juz, atau tema tertentu dapat dipetakan, dikelompokkan, lalu ditafsirkan dengan dukungan berbagai disiplin ilmu. Proses ini membantu pembaca menemukan benang merah antara ayat-ayat Al-Qur’an dengan realitas kehidupan dan perkembangan pengetahuan modern, sehingga pesan-pesan ilahi terasa lebih dekat dan aplikatif.
Buku ini menjadi jembatan antara warisan tafsir klasik dengan kebutuhan pemikiran kontemporer. Ia menawarkan pandangan baru tentang bagaimana sunnatullah bekerja dalam kehidupan manusia dan alam semesta, serta menghadirkan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi yang relevan sepanjang zaman. Untuk bahasan selanjutnya, milikilah buku ini. Semoga bermanfaat, dan selamat membaca!
-

Rp 80.000
Buku ini mengangkat sebuah gagasan mendasar namun sering terabaikan: membangun masyarakat dimulai dari pembinaan individu. Terinspirasi dari pemikiran brilian Ibnu ‘Āsyūr—ulama dan pemikir abad ke-20—konsep Iṣlāḥ al-Afrād (reformasi dan pembinaan pribadi) dipaparkan sebagai fondasi kokoh bagi terciptanya tatanan sosial yang adil, harmonis, dan berkelanjutan.
Ibnu ‘Āsyūr menegaskan, kekuatan masyarakat tidak lahir dari kebijakan struktural semata, tetapi dari pribadi-pribadi yang bertanggung jawab, dan berpegang pada nilai etika serta spiritual. Melalui perpaduan kajian Al-Qur’an dan pembacaan kritis terhadap realitas sosial, buku ini menawarkan analisis yang tajam sekaligus aplikatif.
Lebih dari sekadar teori, karya ini mengajak pembaca menjadi agen perubahan—dimulai dari diri sendiri—untuk membangun keluarga, komunitas, dan bangsa yang lebih berkeadilan dan sejahtera.
-

Rp 75.000
Buku ini menguraikan secara sistematis pembelajaran makhārij al-ḥurūf dan ṣifāt al-ḥurūf sebagai dasar utama dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an. Di dalamnya, berisi penjelasan yang disusun berdasarkan proses dalam menerapkan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Dimana, di dalamnya terdapat tiga tahapan utama pembelajaran.
Pertama, tahap perencanaan. Tahap ini menyajikan beberapa langkah, seperti pelaksanaan pretest, pengelompokan peserta, penyediaan media, serta penyusunan rubrik penilaian. Kedua, tahap pelaksanaan. Tahap ini ditandai dengan pembacaan sajak tajwid dan penggunaan strategi S.U.B.U.H (Salam, Ulang, Beri, Uji, Hamdalah). Ketiga, tahap evaluasi. Di tahap ini, dilakukan untuk melihat perkembangan dan memastikan ketercapaian tujuan.
Selain itu, buku ini menjelaskan strategi pembelajaran melalui ceramah, praktik, dan demonstrasi. Serta strategi melalui tanya jawab dan latihan. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kesadaran peserta mengenai kefasihan pengucapan huruf, pentingnya mempelajari makhārij dan ṣifāt, serta kemampuan menerapkannya dalam bacaan Al-Qur’an secara benar dan konsisten. Dengan penyajian yang jelas dan aplikatif, buku ini menjadi panduan berharga bagi para pengajar, praktisi tahsin, dan pembelajar Al-Qur’an yang ingin meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan metode yang efektif dan terarah.
-

Alhamdulillah wa syukrulillah kamus ini sebagai penunjang pembelajaran menterjemah Al-Qur’an metode Al-Busyro telah selesai dan ucapan Allahumma Sholli ala sayyidina Muhammad wa `ala ali sayyidina Muhammad SAW semoga senantiasa tercurah ke haribaan Nabi Muhammad SAW.
وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ
Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. [QS. An-Nahl: 89].
Dari ayat ini, agar kita mendapatkan kedahsyatan hikmah yang terkandung dalam Al-Qur’an, tentu kita harus menghayati isinya, sedangkan untuk menghayati isi Al-Qur’an kita harus tahu artinya sehingga kita akan mengerti maknanya yang tersurat dan tersirat. Karena itu untuk membantu pembelajaran menterjemah Al-Qur’an, kamus ringkas ini sangat diperlukan. Semoga kamus ini membawa manfaat bagi penulis dan pembaca yang budiman.
-

Rp 100.000
Mushaf Kuno Nusantara menghadirkan gambaran utuh tentang kekayaan tradisi penyalinan Al-Qur’an di wilayah Indonesia, khususnya Jawa Timur. Melalui mushaf-mushaf tua yang tersimpan di Lamongan, buku ini menelusuri jejak warisan intelektual dan spiritual yang tertanam dalam setiap lembarannya.
Pembaca diajak mengenal berbagai ciri tekstual yang menjadi keunikan mushaf kuno, seperti penggunaan dhabt al-mushaf—hamzah washal dan qatha’, tanda sukun pada bacaan nun sakinah, pola titik, bentuk i‘râb (harakat rafa’, nashab, jar atau jazem), hingga faktor nâqish (kurang), ziyâdah (tambah), dan tabdîl (pergantian huruf atau kata) dalam penulisan. Ragam bentuk ini memperlihatkan perpaduan harmonis antara tradisi keilmuan Islam dengan budaya lokal yang berkembang pada masanya.
Melalui penyajian yang jernih dan mudah diikuti, buku ini membantu pembaca memahami bagaimana mushaf-mushaf tersebut tidak hanya berfungsi sebagai teks keagamaan, tetapi juga sebagai cermin perjalanan sejarah, seni, dan identitas keislaman di Nusantara.
Karya ini layak menjadi rujukan bagi siapa pun yang ingin mendalami perkembangan penulisan Al-Qur’an di Indonesia, sekaligus memperkaya wawasan tentang khazanah peradaban Islam yang tumbuh di bumi Nusantara.
-

Rp 70.000
Buku Paradigma Nafkah Istri menghadirkan pandangan baru tentang makna nafkah dalam keluarga Muslim. Ia tidak sekadar membahas kewajiban suami memberi nafkah, tetapi juga menggali hakikat nafkah sebagai wujud cinta, amanah, dan kerja sama yang membangun keseimbangan dalam rumah tangga.
Melalui pendekatan Al-Qur’an dan realitas sosial, buku ini menelusuri bagaimana nilai-nilai ilahiah dapat diterjemahkan dalam kehidupan modern, dimana istri sering turut berperan dalam menopang ekonomi keluarga. Dengan bahasa yang lugas dan bernas, penulis mengajak pembaca memahami bahwa kerja sama antara suami dan istri bukan bentuk pelanggaran syariat, melainkan ekspresi kasih dan tanggung jawab bersama.
Karya ini menjadi refleksi penting bagi siapa pun yang ingin melihat hubungan suami-istri dari sudut pandang yang lebih adil, manusiawi, dan Qur’ani — sebuah paradigma yang menempatkan nafkah bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai jembatan menuju keluarga yang sakinah, penuh cinta, dan bermartabat.
-
Sale!

Rp 100.000 Rp 80.000
Buku ini mengupas isu penting dan kompleks terkait pernikahan anak serta manajemen kebersihan menstruasi dari sudut pandang Islam dan kesehatan. Dalam perspektif Islam, pernikahan adalah ikatan suci yang memerlukan kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Oleh karena itu, pencegahan pernikahan anak menjadi salah satu upaya signifikan untuk melindungi hak-hak anak, memastikan pendidikan mereka, dan menjaga kesejahteraan fisik serta psikologisnya.
Melalui pendekatan holistik, buku ini memaparkan dalil-dalil Al-Qur’an, hadis, serta pandangan ulama yang mendukung pentingnya usia matang dalam pernikahan. Selain itu, buku ini juga menyoroti aspek kesehatan reproduksi yang sering kali diabaikan dalam konteks pernikahan anak, termasuk risiko kesehatan yang muncul akibat pernikahan dini.
Bagian lain dari buku ini membahas manajemen kebersihan menstruasi, yang menjadi salah satu komponen penting dalam kesehatan reproduksi perempuan. Dengan menggabungkan pendekatan syariah dan ilmu medis, buku ini memberikan panduan praktis dan edukasi mengenai cara menjaga kebersihan dan kesehatan selama menstruasi, sekaligus menjawab berbagai mitos dan stigma yang sering kali melingkupi isu ini.
Ditulis dengan gaya yang informatif dan mendalam, buku ini tidak hanya bermanfaat bagi pembaca umum tetapi juga bagi pendidik, tokoh masyarakat, tokoh agaman, dan pengambil kebijakan yang ingin memperkuat upaya pencegahan pernikahan anak dan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Buku ini adalah kontribusi penting dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, berdaya, dan sejahtera sesuai nilai-nilai Islam.
-
Sale!

Rp 120.000 Rp 60.000
Buku ini mengangkat tema-tema Al-Qur’an yang berkaitan langsung dengan kehidupan, khususnya isyarat bahasa tubuh yang tersirat dalam ayat-ayatnya. Melalui pembahasan ini, pembaca diajak memahami pesan-pesan nonverbal yang mengandung makna moral, sekaligus menjadikannya pedoman dalam memperbaiki akhlak umat. Karya ini diharapkan dapat menambah khazanah tafsir dengan menyingkap makna yang tersembunyi di balik gerak dan isyarat yang terekam dalam Al-Qur’an. Setiap pembahasan di dalamnya disusun agar mudah dipahami, sekaligus mengajak pembaca merenungi bahwa bahasa tubuh bukan sekadar ekspresi fisik, tetapi juga cerminan nilai-nilai spiritual yang diabadikan dalam wahyu. Semoga bermanfaat, dan selamat membaca!