Showing all 3 results

  • Belajar Fokus di Tengah Distraksi Digital

    Rp 60.000

    Mahasiswa di era digital menghadapi tantangan baru dalam menjaga konsentrasi belajar dan meraih prestasi akademik. Buku ini lahir dari penelitian kuantitatif dengan fokus pada dua variabel utama: penggunaan media sosial dan konsentrasi belajar.

    Penggunaan media sosial dan konsentrasi belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Hal ini menegaskan bahwa ada banyak faktor lain yang lebih menentukan keberhasilan akademik.

    Buku ini mengajak pembaca untuk memahami realitas mahasiswa di era digital. Dengan bahasa yang lebih komunikatif, buku ini cocok dibaca oleh mahasiswa, dosen, praktisi pendidikan, dan masyarakat umum yang tertarik pada isu pendidikan Islam dan tantangan generasi digital.

  • Nilai Al-Qur´an dalam Tradisi Mopatama Korā Suku Kaili

    Rp 89.000

    Buku ini mengulas tradisi Mopatama Korā, yaitu prosesi mengkhatamkan Al-Qur’an bagi calon pengantin perempuan pada malam kolontigi (malam pemakaian inai) dalam pernikahan adat suku Kaili di Palu, Sulawesi Tengah. Tradisi ini merupakan hasil pertemuan dan akulturasi antara adat lokal suku Kaili dan ajaran Islam yang berkembang setelah masuknya Islam ke wilayah tersebut.

    Dalam buku ini menampilkan bagaimana Al-Qur’an bukan hanya dipahami sebagai teks suci melainkan dihidupkan dan dimaknai dalam praktik sosial dan budaya masyarakat. Di dalamnya juga mengkaji nilai-nilai Al-Qur’an yang terkandung dalam tradisi Mopatama Korā melalui penjelasan tafsir Al-Qur’an dan kaidah fikih al-‘ādah muḥakkamah. Ini menunjukkan bahwa tradisi ini termasuk dalam kategori al-‘urf ṣaḥīḥ, yaitu adat yang tidak bertentangan dengan nash syariat dan mengandung kemaslahatan, khususnya dalam menjaga agama dan keturunan. Dengan demikian, Mopatama Korā layak dipahami dan dilestarikan sebagai warisan budaya religius yang memperkaya khazanah Islam Nusantara.

  • Tahsin Tajwid Merawat Bacaan Al-Qur’an dengan Mudah dan indah

    Rp 104.000

    Buku ini menghadirkan uraian mendalam atas Sajak Tajwid yang telah beredar sejak 2017 dan memperoleh respons positif dari berbagai kalangan. Kehadiran syarah ini dimaksudkan untuk menjelaskan maksud setiap bait secara sistematis dan proporsional, sehingga terhindar dari penafsiran yang menyimpang dari ruh dan tujuan penyusunnya.

    Dalam buku ini, Jejak historis Metode Baghdadi turut mendapatkan perhatian, sekaligus ditempatkan dalam kerangka pembahasan yang relevan dengan perkembangan pembelajaran tajwid. Setiap informasi penting yang memerlukan penguatan ilmiah, disertai rujukan otoritatif melalui catatan kaki. Kutipan dari berbagai nazham, khususnya karya ath-Thibi, turut dipaparkan guna memperkaya perspektif dan memperkokoh argumentasi.

    Dengan demikian, Syarah Sajak Tajwid Ini tidak hanya memperjelas makna yang benar, tetapi juga meluruskan pemahaman yang kurang tepat. Semoga kehadirannya dapat menjawab penantian para pembaca dan menjadi panduan yang bermanfaat dalam merawat bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar.