Showing 64–72 of 86 results
-

Rp 60.000
Ramadhan adalah ruang suci yang tidak hanya mengajarkan ibadah, tetapi juga membuka peluang bagi transformasi hidup yang lebih luas. Buku “Ramadhan sebagai Sarana Transformasi Spiritual, Akademik, & Sosial: Bunga Rampai” mengajak pembaca menyelami makna Ramadhan dari berbagai sudut: memperkuat spiritualitas melalui tilawah, doa, dan menjaga hati; menghidupkan semangat akademik dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan ilmu; serta menumbuhkan kepedulian sosial lewat zakat, sedekah, dan peran aktif sivitas akademika.
Ditulis oleh para akademisi IIQ Jakarta, bunga rampai ini menghadirkan gagasan inspiratif tentang bagaimana Ramadhan dapat melahirkan pribadi yang berintegritas, mahasiswa yang visioner, serta masyarakat yang peduli dan berkeadilan. Lebih dari sekadar refleksi ibadah, buku ini menjadi panduan praktis untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan—menuju kehidupan yang lebih bermakna, berkah, dan penuh cahaya.
-

Islam menegaskan kesetaraan pasangan suami isteri dalam relasi seksual dengan ungkapan “pakaian” bagi keduanya, “hunna libâsun lakum wa antum libâsun lahunn. Pakaian tidak hanya menutupi rasa malu manusia, tetapi juga menjaga kehormatannya dan melindungi dari segala hal-hal yang buruk, termasuk perselingkuhan dan perzinahan akibat tidak terpenuhi kebutuhan seksualnya.
Adapun ketimpangan relasi seksual selama ini membudaya di masyarakat karena terjadi salah faham terhadap ajaran agama. Interpretasi teks Al-Qur’an atau hadis yang bias gender seringkali dijadikan argumen keabsahan tindakan yang tidak jarang sangat merugikan perempuan (isteri). Di dalam buku ini akan menjelaskan bahwa Islam juga melindungi kehormatan manusia secara umum dan secara khusus. Melindungi hak hidup dan hak seksual perempuan dengan larangan zina. Semoga buku ini bermanfaat, selamat membaca!
-

Berbicara tentang term-term dalam Ilmu Hadis, maka akan berbicara pula tentang sejarah yang mengiringinya. Artinya, term-term itu tidak muncul tanpa sebab, tetapi muncul seiring dengan kondisi dimana hadis itu berkembang dan ditemukan kasus-kasunya. Para pakar hadis dengan jeli menangkap kasus-kasus tersebut, lalu memetakannya, setelah itu membuat term-term untuk mengikat kasus-kasus tersebut sekaligus menerjemahkan maksud-maksudnya. Buku ini menawarkan lintasan sejarah dan perkembangan beberapa term di dalamnya mulai generasi mutaqaddimin hingga generasi muta’akhkhirin dan dan menawarkan pula perbedaan para pakarnya dalam menerjemahkan term-term tersebut. Semoga bermanfaat dan menjadi jariah bagi penulisnya. Amin.
-Prof. Dr. Said Agil Husin Al-Munawar, M.A.
-

Di samping berhasil menjelaskan segala hal yang ingin Anda ketahui seputar Nagham—dari jejak lahir, perkembangan, rahasia makna di balik macam-macam lagu Al-Qu’ran hingga bagaimana mempraktikkan lagu-lagu tersebut—buku ini secara spesifik juga memuat hal-hal yang mendukung untuk kesuksesan seseorang menjadi seorang qari’ dan qari’ah yang andal, seperti korelasi lagu Al-Qur’an dan norma penilaian dalam MTQ, masalah suara dan pernapasan, adab, serta hakikat dalam melagukan Al-Qur’an.
-

Buku ini terdiri dari lima (5) bagian. Bagian pertama adalah Iftitah, berisi pendahuluan, yang mengulas konteks atau latar belakang lahirnya buku, maksud dan tujuan, serta target sasaran buku. Bagian kedua, mengulas terkait “adab terhadap al-Qur’an”; mulai dari pengertian, pentingnya adab, adab menyentuh dan membawa al-Qur’an, adab membaca al-Qur’an, serta adab menaruh dan meletakkan al-Qur’an. Bagian ketiga, berisi tentang “sanad guru ngaji”; yang akan disajikan pembahasan mengenai definisi sanad, pentingnya sanad, sejarah lahirnya lembaga pendidikan beserta guru ngaji al-Qur’an, hingga kisah dan tips para guru ngaji dalam belajar dan menghafal al-Qur’an. Bab keempat, berisi tentang “kidung pelestarian al-Qur’an”; yang menghadirkan dimensi kearifan lokal terkait tradisi masyarakat dan menghidupkan al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari (living Qur’an). Pada bagian inilah diangkat kembali berbagai praktik pelestarian al-Qur’an di tengah masyarakat. Seperti penyampaian pesan penting al-Qur’an melalui pujian, atau kidung, atau syair-syair lokal. Bagian kelima, sebagai bagian akhir dari buku ini berisi tentang pengalaman dan praktik belajar al-Qur’an di daerah tertentu. Sebagai sebuah contoh refeleksi terkait rasa dan suasana belajar al-Qur’an.
-

Rp 70.000
Kasus bullying di sekolah menjadi perhatian serius. Berbagai bentuk bullying mulai dari verbal hingga seksual, marak terjadi di kalangan siswa. Sekolah telah mencoba berbagai pendekatan untuk mengatasi masalah ini. Namun, belum membuahkan hasil yang memuaskan.
Buku ini akan membahas Solusi dengan menggunakan metode Behavior. Yang terdiri dari empat tahap. Tahap pertama, penilaian terhadap perilaku bullying yang terjadi. Tahap kedua, penentuan tujuan yang ingin dicapai dalam penanganan kasus ini. Tahap ketiga, penerapan teknik-teknik tertentu, seperti latihan asertif dan modeling. Tahap terakhir, evaluasi untuk melihat sejauh mana keberhasilan metode ini dalam mengatasi masalah bullying. Pembahasan lebih informatif, milikilah buku ini. Dan selamat membaca!
-

Buku ini membahas tentang efektivitas gamifikasi melalui media Baamboozle dan pola komunikasi guru terhadap siswa. Termasuk bagaimana strategi seorang guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hadirnya buku ini, terinspirasi dari sebuah jurnal yang ditulis oleh Alif Achadah, “Strategi Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam” yang disimpulkan oleh penulis, bahwa seorang guru harus mempunyai strategi yang ideal untuk dapat mengajar di dalam kelas sesuai dengan kondisi yang biasanya berbeda pada tiap-tiap jenjangnya. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa-siswi yang ada di lembaga pendidikan yang diajarnya.
Pola komunikasi yang digunakan terdapat tiga pola, yaitu pola komunikasi satu arah, dua arah, dan multi arah yang digunakan sesuai dengan kebutuhan. Begitupun manfaat menggunakan media Baamboozle, bisa dinilai efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, terbukti dengan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran, kelas terlihat aktif dan interaktif, dan indikator lain yang menunjukkan siswa semangat dalam mengikuti seluruh kegiatan belajar mengajar. Semoga buku ini bermanfaat, selamat membaca!
-

Buku ini membahas strategi pembelajaran agama Islam dengan pendekatan Coaching. Implementasi karakter kepemimpinan dan tanggung jawab di keseharian peserta didik serta problematika dari implementasi pembelajaran melalui pendekatan coaching. Di dalam buku ini, pembaca akan menemukan beberapa metode untuk memetakan pembelajaran, yaitu:
1) Konsep Pembelajaran Coaching berpedoman pada Qur’an dan Hadits. Konsep Coaching ini bertujuan memberikan pembinaan aqliyah, ruhani dan jasmani agar peserta didik bisa menyadari bahwa mereka mempunyai fungsi, peran dan tugas yang telah Allah bebankan kepada mereka. Dengan menjalankan amanah yang dititipkan diharapkan peserta didik dapat meraih hidup sukses baik di dunia dan akhirat.
2) Implementasi karakter kepemimpinan dan 3) Tanggung jawab anak didik terlihat dari kesungguhan dalam menjalankan kebijakan sekolah, organisasi dan tugas-tugas yang telah ditetapkan oleh sekolah dengan baik tanpa adanya paksaan. 4) Adapun problematika dari implementasi pembelajaran Agama Islam dengan pendekatan coaching adalah; dibutuhkan kesabaran dalam membina santri dikarenakan yang dibina adalah kesadaran dalam mengerjakan segala bentuk kebijakan sekolah. Dibutuhkannya pembelajaran dan pembinaan terus menerus. Untuk lebih informatif, selamat membaca dan semoga bermanfaat!
-

Buku ini menyajikan berbagai informasi terkait aset dan potensi masyarakat yang ada di Kelurahan Pasar Tebing Tinggi Sumatera Selatan seperti: kondisi masyarakat dan lingkungan secara geografis, sektor pangan hingga kondisi bangunan yang terbengkalai dengan kondisi tertutup semak belukar, seperti: bangunan masjid dan pondok pesantren.
Mulanya, bangunan masjid dan pondok pesantren tersebut menjadi tempat proses belajar mengajar dan menghafal Al-Qur`an. Namun pada tahun 2010, kondisi bangunan tersebut mengalami degenerasi hingga ditutup dan tidak difungsikan kembali. Hal ini dikarenakan berbagai faktor yang melatarbelakanginya, salah satunya: akses mobilitas pengurus yayasan yang berada di luar kota sehingga kesulitan untuk berkomunikasi secara langsung dengan para penanggung jawab setempat.
Oleh karenanya, strategi pengembangan aset dan potensi masyarakat yang sesuai dengan kondisi tersebut adalah dengan menggunkaan Asset Based Community Development atau lebih dikenal dengan metode pendekatan ABCD yakni salah satu metode pendekatan dalam pengembangan kesejahteraan masyarakat ditinjau dari kondisi dan potensi sumber daya serta peran tokoh masyarakat di Kelurahan Pasar Tebing Tinggi. Semoga bermanfaat, selamat membaca!