View cart “AKTUALISASI KEPATUHAN ZAKAT PENDAPATAN APARATUR SIPIL NEGARA” has been added to your cart.
Showing 1–9 of 27 results
-
Sale!

Rp 100.000 Rp 80.000
Buku ini membahas tentang penerapan Keputusan Ketua BAZNAS RI No. 1 Tahun 2024 tentang zakat pendapatan dan jasa yang bertujuan meningkatkan kepatuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menunaikan kewajiban zakat. Di era modern, zakat penghasilan menjadi wujud aktualisasi ibadah yang menuntut pemahaman mendalam, khususnya di kalangan profesional dan pegawai negeri.
Pembahasan dalam buku ini mencakup tiga aspek utama. Pertama, penetapan ketentuan zakat pendapatan dengan nisab senilai 85 gram emas dan kadar 2,5% dari penghasilan bruto. Kedua, strategi implementasi kebijakan yang dilakukan melalui komunikasi yang terarah dan kolaborasi kelembagaan guna menjangkau serta meningkatkan kesadaran para muzakki. Ketiga, dampak kebijakan yang mencatat pertumbuhan penghimpunan zakat maal BAZNAS.
Buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi akademisi, pengambil kebijakan, dan praktisi zakat dalam memahami dinamika kebijakan zakat pendapatan, serta menjadi motivasi dalam mendorong peningkatan kepatuhan zakat di lingkungan ASN dan masyarakat luas. Semoga buku ini bermanfaat, dan selamat membaca!
-

Rp 75.000
Buku “AL-QUR’AN ISYARAT: Cahaya Bagi Penyandang Tunarungu” hadir sebagai manifestasi bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk universal yang melampaui segala keterbatasan fisik manusia. Berpijak pada konsep pendidikan inklusif, buku ini membedah landasan teologis dan praktis dalam menghadirkan kalam Ilahi bagi masyarakat tuli. Penulis menegaskan bahwa hak untuk berinteraksi dengan wahyu adalah milik semua orang, sekaligus memberikan tinjauan kritis terhadap literatur terdahulu guna memperkuat sistem pendidikan Al-Qur’an yang lebih ramah disabilitas.
Selanjutnya, buku ini mengupas tuntas aspek teknis dan metodologis mengenai interaksi tunarungu dengan Al-Qur’an. Mulai dari pemahaman mendalam terhadap karakteristik sensorik rungu wicara hingga penerapan metode isyarat yang sistematis dalam membaca serta menghafal Al-Qur’an. Kehadiran panduan praktis ini menjadi terobosan penting untuk menjembatani kesenjangan aksesibilitas agama, yang selama ini sering kali hanya berfokus pada metode auditori konvensional.
Pada bagian akhir, pembaca diajak menelusuri ekosistem pendukung melalui potret Pesantren Tahfiz Difabel, mulai dari visi pendirian hingga manajemen fasilitasnya. Buku ini mengungkap pilar-pilar keberhasilan pendidikan inklusif yang mampu mengubah kesunyian menjadi lantunan gerak bermakna. Ini adalah karya komprehensif yang tidak hanya menawarkan panduan pedagogis, tetapi juga inspirasi spiritual bagi pendidik, keluarga, dan masyarakat untuk mewujudkan akses Al-Qur’an yang setara bagi semua.
-

Rp 60.000
Bahan Ajar Indeks Zakat Jilid 1 merupakan panduan komprehensif mengenai sistem pengukuran kinerja zakat yang dikembangkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI). Buku ini membahas empat instrumen utama: Indeks Zakat Nasional, Indeks Literasi Zakat, Indeks Transparansi Lembaga Pengelola Zakat, dan Indeks Kepatuhan Syariah Lembaga Zakat.
Melalui pendekatan konseptual dan metodologis yang sistematis, buku ini menjelaskan dimensi makro dan mikro pengelolaan zakat, model estimasi penghitungan indeks, pengukuran dampak zakat terhadap kesejahteraan mustahik dan pengentasan kemiskinan serta pengukuran kualitas tatakelola dalam pengelolaan zakat. Disusun untuk mahasiswa, akademisi, dan praktisi, buku ini menjadi rujukan penting dalam mendorong tata kelola zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi pembangunan sosial-ekonomi umat.
-
Sale!

Rp 100.000 Rp 80.000
Buku ini menyuguhkan kajian komparatif yang mendalam mengenai praktik talaqqi dalam ilmu qira’at Al-Qur’an di dua wilayah dengan tradisi keislaman yang khas: Indonesia dan Suriah. Talaqqi, sebagai metode pembelajaran langsung dari guru kepada murid dengan rantai transmisi (sanad) yang tersambung hingga Rasulullah SAW, merupakan pilar penting dalam menjaga keaslian bacaan Al-Qur’an.
Melalui literatur otoritatif, buku ini menyoroti direktif yang melandasi talaqqi di kedua negara—mulai dari sanad guru, standar hafalan dan bacaan, hingga sistem pengesahan sanad.
Karya ini menjadi kontribusi penting dalam khazanah studi qira’at dan pendidikan Al-Qur’an. Ia tidak hanya menawarkan wawasan perbandingan, tetapi juga mendorong pembaca untuk merefleksikan urgensi pelestarian metode talaqqi di tengah perubahan zaman. Sangat relevan bagi akademisi, praktisi pendidikan Islam, serta siapa saja yang peduli pada transmisi ilmu-ilmu Al-Qur’an secara otentik dan berkelanjutan.
-

Rp 100.000
Buku ini mengajak pembaca memahami sunnatullah dengan sudut pandang yang lebih luas dan menyeluruh. Selama ini, sunnatullah sering dipahami sebatas hukum sebab-akibat yang berlaku tetap dalam kehidupan, padahal Al-Qur’an juga menyingkap adanya sunnatullah khariqah berupa mukjizat, karamah, ma’unah, ihânah, dan istidrâj. Dengan pendekatan relasional yang melibatkan pancaindra, akal, intuisi, dan wahyu, buku ini menegaskan bahwa sunnatullah hadir dalam dua corak: kepastian dan kemungkinan, yang sama-sama menyimpan hikmah.
Isi buku tidak berhenti pada teori, tetapi menyajikan langkah-langkah praktis untuk memahami petunjuk Al-Qur’an secara tematis. Setiap surat, juz, atau tema tertentu dapat dipetakan, dikelompokkan, lalu ditafsirkan dengan dukungan berbagai disiplin ilmu. Proses ini membantu pembaca menemukan benang merah antara ayat-ayat Al-Qur’an dengan realitas kehidupan dan perkembangan pengetahuan modern, sehingga pesan-pesan ilahi terasa lebih dekat dan aplikatif.
Buku ini menjadi jembatan antara warisan tafsir klasik dengan kebutuhan pemikiran kontemporer. Ia menawarkan pandangan baru tentang bagaimana sunnatullah bekerja dalam kehidupan manusia dan alam semesta, serta menghadirkan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi yang relevan sepanjang zaman. Untuk bahasan selanjutnya, milikilah buku ini. Semoga bermanfaat, dan selamat membaca!
-

Rp 100.000
Buku Epistemologi Taujih al-Qirā’āt mengungkap sisi lain dari tafsir Marāḥ Labīd karya Syekh Nawawi al-Bantani, ulama besar Nusantara abad XIX. Tafsir ini tidak hanya menampilkan qirā’āt sab‘ah dan ‘asyrah yang sudah populer, tetapi juga menghidupkan kembali qirā’āt tsamāniyyah yang hampir terlupakan dalam arus besar sejarah qirā’āt.
Dengan pendekatan yang menyeluruh, Syekh Nawawi memadukan analisis linguistik, semantik, performansi, historis, dan ortografi. Kerangka ini menjadikan taujīh al-qirā’āt dalam Marāḥ Labīd lebih komprehensif dibanding karya-karya sebelumnya, sekaligus memperlihatkan keluasan pengetahuan serta kepekaan intelektualnya terhadap keragaman bacaan Al-Qur’an.
Buku ini tidak hanya menegaskan kontribusi Syekh Nawawi dalam menjaga khazanah qirā’āt, tetapi juga menunjukkan bagaimana tradisi ilmu Qur’ani tetap hidup di tangan ulama Nusantara. Marāḥ Labīd hadir sebagai jembatan antara tradisi klasik dan kebutuhan intelektual modern, menjadikannya pilar penting dalam pelestarian dan pengembangan ilmu qirā’āt.
-

Rp 80.000
Buku ini mengangkat sebuah gagasan mendasar namun sering terabaikan: membangun masyarakat dimulai dari pembinaan individu. Terinspirasi dari pemikiran brilian Ibnu ‘Āsyūr—ulama dan pemikir abad ke-20—konsep Iṣlāḥ al-Afrād (reformasi dan pembinaan pribadi) dipaparkan sebagai fondasi kokoh bagi terciptanya tatanan sosial yang adil, harmonis, dan berkelanjutan.
Ibnu ‘Āsyūr menegaskan, kekuatan masyarakat tidak lahir dari kebijakan struktural semata, tetapi dari pribadi-pribadi yang bertanggung jawab, dan berpegang pada nilai etika serta spiritual. Melalui perpaduan kajian Al-Qur’an dan pembacaan kritis terhadap realitas sosial, buku ini menawarkan analisis yang tajam sekaligus aplikatif.
Lebih dari sekadar teori, karya ini mengajak pembaca menjadi agen perubahan—dimulai dari diri sendiri—untuk membangun keluarga, komunitas, dan bangsa yang lebih berkeadilan dan sejahtera.
-

Rp 75.000
Buku ini menguraikan secara sistematis pembelajaran makhārij al-ḥurūf dan ṣifāt al-ḥurūf sebagai dasar utama dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an. Di dalamnya, berisi penjelasan yang disusun berdasarkan proses dalam menerapkan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Dimana, di dalamnya terdapat tiga tahapan utama pembelajaran.
Pertama, tahap perencanaan. Tahap ini menyajikan beberapa langkah, seperti pelaksanaan pretest, pengelompokan peserta, penyediaan media, serta penyusunan rubrik penilaian. Kedua, tahap pelaksanaan. Tahap ini ditandai dengan pembacaan sajak tajwid dan penggunaan strategi S.U.B.U.H (Salam, Ulang, Beri, Uji, Hamdalah). Ketiga, tahap evaluasi. Di tahap ini, dilakukan untuk melihat perkembangan dan memastikan ketercapaian tujuan.
Selain itu, buku ini menjelaskan strategi pembelajaran melalui ceramah, praktik, dan demonstrasi. Serta strategi melalui tanya jawab dan latihan. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kesadaran peserta mengenai kefasihan pengucapan huruf, pentingnya mempelajari makhārij dan ṣifāt, serta kemampuan menerapkannya dalam bacaan Al-Qur’an secara benar dan konsisten. Dengan penyajian yang jelas dan aplikatif, buku ini menjadi panduan berharga bagi para pengajar, praktisi tahsin, dan pembelajar Al-Qur’an yang ingin meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan metode yang efektif dan terarah.
-

Suatu fenomena alih asuh anak kepada kakek-neneknya atau grandparenting, sudah tidak asing di masyarakat. Orang tua yang sibuk bekerja memutuskan untuk mengalihkan pengasuhan anaknya kepada grandparent. Di mana mereka adalah seorang lansia yang mengalami beberapa penurunan meliputi kondisi fisik dan non fisik yang terjadi secara alamiah. Grandparent tidak selincah bagaimana orang tua mengasuh anaknya, terlebih jika yang diasuh adalah anak-anak balita yang sedang mengalami masa aktif. Hal demikian tentu membebani grandparent dan berseberangan dengan ajaran Islam yang memerintahkan Umatnya untuk berbakti kepada orang tua (birrul walidain).
Buku ini akan mengupas fenomena grandparenting dalam pandangan Al-Qur’an. Pun juga akan dibahasa parameter dan hukum grandparenting. Apakah Islam membolehkan? Sejauh mana batasan kebolehannya? Demi terwujudnya masyarakat yang baik dan berakhlak mulia. Semangat dalam melaksanakan tanggung jawab dan memaksimalkan pengabdian. Semoga bermanfaat, selamat membaca!