Showing 10–18 of 28 results

  • Menanamkan Karakter Mulia Melalui Tahfidz Al-Qur’an

    Di dalam dinamika masyarakat saat ini menghadapi tantangan era globalisasi. Perkembangan informasi dan teknologi yang cepat membuat budaya asing mudah diterima oleh banyak orang, baik orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan dapat berpengaruh terhadap karakter seseorang.

    Karakter merupakan sifat – sifat kejiwaan, akhlak, dan budi pekerti yang dapat membuat seseorang terlihat berbeda dari orang lain. Sehingga dalam proses pembelajaran Tahfizh, penting dibangun karakter mulia, terutama karakter bertanggung jawab. Di dalam buku ini akan membahas pembelajaran tahfidz Al-Qur’an dapat membentuk karakter tersebut.

    Karakter tanggung jawab merupakan karakter penting di dalam kehidupan. Menumbuhkan sikap tanggung jawab harus dilakukan sejak dini. Tanggung jawab merupakan perwujudan dari niat dan tekad untuk menjalankan tugas. Buku ini akan mengajak pembaca menelusuri bagaimana mewujudkan karakter mulia tersebut. Selamat membaca, semoga bermanfaat!

  • Menghafal Al-Qur’an Bagi Santri Non Mukim

    Buku ini membahas peran seorang muhafiz terhadap prestasi santri non mukim dalam mengikuti Musabaqah Tilawah Al-Qur`an (MTQ) di pengajian KH. Abdurrahman Makmun Tangerang. Buku ini ditulis untuk memberikan motivasi belajar bagi siapapun dalam menerapkan fenomena sosial yang dilakukan secara langsung di pengajian KH. Abdurrahman Makmun yang bertempat di Jl. H. Usan, Rt 05 Rw 03 kel. Belendung kec. Benda kota Tangerang prov. Banten. Abdurrahman Makmun merupakan pimpinan salah satu pengajian di wilayah Tangerang. Istrinya bernama Ibu Hj. Mardiyah yang merupakan alumni IIQ Jakarta pada tahun 1995. Mereka adalah pasangan suami istri yang huffaz Qur’an. Beliau berhasil menarik perhatian warga setempat dalam belajar dan mempelajari Al-Qur`an sehingga banyak santri yang berhasil menghafalkan Al-Qur`an hingga 30 juz dengan kualitas hafalan yang baik dan bisa diikutsertakan dalam perhelatan Musabaqah Tilawah Al-Qur`an (MTQ) dari antar kota hingga ke international. Hal ini tidak terlepas dari peran seorang muhafiz dalam membimbing dan memberikan arahan, diantaranya: memberikan pembinaan baik dalam ziyadah  hafalan atau keikutsertaan MTQ, menanamkan kedisiplinan, memberikan keteladanan, memberikan saran dan motivasi baik secara intrinsik atau ekstrinsik. Para muhafiz memberikan arahan dan bimbingan tidak hanya kepada santri yang mukim, bahkan yang non mukim sekalipun sehingga santri non mukim bisa memperoleh 20 prestasi dalam ajang MTQ dengan hasil yang memuaskan. Semoga bermanfaat, selamat membaca!

  • MOTIVASI BELAJAR MELALUI METODE NUMBERED HEADS TOGETHER

    Hadirnya buku ini untuk menginformasikan kepada para pengajar/guru dalam memotivasi belajar siswa, yaitu dengan metode Numbered Heads Together (NHT). Metode pembelajaran yang efektif digunakan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam.

    Metode ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, kerja sama antar siswa, kemampuan siswa dalam memecahkan masalah, dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Buku ini akan mengarahkan pembaca beberapa tahapan-tahapannya. Mulai dari perencanaan, pelaksanaannya, dan bagaimana mengevaluasinya. Untuk mengetahui lebih lanjut, milikilah buku ini. Semoga bermanfaat, dan selamat membaca!

  • Motivasi Pembelajaran Siswa di Era Milenial

    Buku ini berisi tentang efektifitas belajar siswa di era milenial. Seperti yang kita ketahui, penggunaan gadget sangat digandrungi oleh anak zaman sekarang.  Apakah masih terlintas pada mereka untuk belajar? Dapatkah mereka membagi waktu antara belajar dan bermain melalui gadget mereka?

    Di dalam buku ini akan dibahas bagaimana motivasi belajar siswa di tengah-tengah kemudahan internet. Demi tetap melestarikan karakter yang unggul. Menumbuhkan ketekunan belajar,  dorongan belajar, minat belajar, rasa ulet belajar, harapan dan cita-cita masa depan. Buku ini juga akan membantu guru dalam memotivasi terkait keteguhan prinsip, menuntaskan permasalahan orang lain, menumbuhkan kegiatan belajar yang menarik, dan mandiri. Semoga bermanfaat, selamat membaca!

  • Nilai Al-Qur´an dalam Tradisi Mopatama Korā Suku Kaili

    Rp 89.000

    Buku ini mengulas tradisi Mopatama Korā, yaitu prosesi mengkhatamkan Al-Qur’an bagi calon pengantin perempuan pada malam kolontigi (malam pemakaian inai) dalam pernikahan adat suku Kaili di Palu, Sulawesi Tengah. Tradisi ini merupakan hasil pertemuan dan akulturasi antara adat lokal suku Kaili dan ajaran Islam yang berkembang setelah masuknya Islam ke wilayah tersebut.

    Dalam buku ini menampilkan bagaimana Al-Qur’an bukan hanya dipahami sebagai teks suci melainkan dihidupkan dan dimaknai dalam praktik sosial dan budaya masyarakat. Di dalamnya juga mengkaji nilai-nilai Al-Qur’an yang terkandung dalam tradisi Mopatama Korā melalui penjelasan tafsir Al-Qur’an dan kaidah fikih al-‘ādah muḥakkamah. Ini menunjukkan bahwa tradisi ini termasuk dalam kategori al-‘urf ṣaḥīḥ, yaitu adat yang tidak bertentangan dengan nash syariat dan mengandung kemaslahatan, khususnya dalam menjaga agama dan keturunan. Dengan demikian, Mopatama Korā layak dipahami dan dilestarikan sebagai warisan budaya religius yang memperkaya khazanah Islam Nusantara.

  • Optimalisasi EQ dengan Fun Learning

    Pendidikan merupakan hak yang harus diberikan kepada setiap anak. Anak usia dini mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat luar biasa. Penting bagi orang tua mengarahkan pendidikan anak dengan tepat, terutama pendidikan agama. Fun Learning menjadi salah satu pendekatan yang efektif untuk pendidikan anak.

    Kegiatan belajar-mengajar yang menyenangkan dengan berbagai metode dan media. Kreativitas pembelajaran menyesuaikan dengan karakter dan dunia anak usia dini. Tentunya dengan kesenangan dan kegembiraan. Jika anak tidak senang, pasti mereka tidak memperhatikan dan berakibat akan jenuh dan masa bodoh terhadap materi yang diajarkan. Di dalam buku ini pembaca akan menemukan bagaimana mengimplementasikan pembelajaran pendidikan agama Islam melalui pendekatan fun learning dan kaitannya dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Untuk pembahasan selanjutnya, selamat membaca dan semoga bermanfaat!

  • Panduan Praktis Pendidikan Karakter Religius

    Buku ini berisi tentang panduan praktis pendidik dalam membentuk karakter anak didik yang berkualitas dari segi religius. Di dalamnya akan dibahas tentang unsur-unsur kurikulum pendidikan. Pertama, tujuan pendidikan yaitu mengajarkan atau menanamkan karakter religius kepada murid didasari dengan  ilmu agama. Menjadikan Allah sebagai  satu-satunya yang berhak dan wajib untuk disembah, itu merupakan dari ciri-ciri ilmu yang bermanfaat.

  • PARADIGMA NAFKAH ISTRI

    Rp 70.000

    Buku Paradigma Nafkah Istri menghadirkan pandangan baru tentang makna nafkah dalam keluarga Muslim. Ia tidak sekadar membahas kewajiban suami memberi nafkah, tetapi juga menggali hakikat nafkah sebagai wujud cinta, amanah, dan kerja sama yang membangun keseimbangan dalam rumah tangga.

    Melalui pendekatan Al-Qur’an dan realitas sosial, buku ini menelusuri bagaimana nilai-nilai ilahiah dapat diterjemahkan dalam kehidupan modern, dimana istri sering turut berperan dalam menopang ekonomi keluarga. Dengan bahasa yang lugas dan bernas, penulis mengajak pembaca memahami bahwa kerja sama antara suami dan istri bukan bentuk pelanggaran syariat, melainkan ekspresi kasih dan tanggung jawab bersama.

    Karya ini menjadi refleksi penting bagi siapa pun yang ingin melihat hubungan suami-istri dari sudut pandang yang lebih adil, manusiawi, dan Qur’ani — sebuah paradigma yang menempatkan nafkah bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai jembatan menuju keluarga yang sakinah, penuh cinta, dan bermartabat.

  • Payroll Zakat Profesi Perspektif Yusuf Αl-Qaraḍāwī

    Rp 75.000

    Buku ini membahas polemik penerapan sistem payroll dalam penghimpunan zakat profesi di berbagai instansi. Polemik tersebut menimbulkan kebingungan di masyarakat mengenai keabsahan hukum sistem ini, sehingga diperlukan uraian yang jelas berdasarkan prinsip syariah.

    Dengan pendekatan kualitatif, karya ini menguraikan pandangan Yûsuf al-Qaraḍāwī melalui konsep Maṣlaḥah al-Mursalah dan ‘Urf. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem payroll dalam penghimpunan zakat profesi dianggap sah dan boleh, karena tidak bertentangan dengan dalil syar‘i, selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah, serta memenuhi syarat sebagai ‘Urf ṣaḥīḥ.

    Buku ini menegaskan bahwa sistem payroll bukan hanya sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga mendukung efisiensi, keadilan sosial, dan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, karya ini menjadi rujukan penting bagi akademisi, praktisi zakat, dan masyarakat yang ingin memahami dasar hukum serta relevansi zakat profesi di era modern.