Showing 1–9 of 18 results

  • AL-QUR’AN ISYARAT: Cahaya Bagi Penyandang Tunarungu

    Rp 75.000

    Buku “AL-QUR’AN ISYARAT: Cahaya Bagi Penyandang Tunarungu” hadir sebagai manifestasi bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk universal yang melampaui segala keterbatasan fisik manusia. Berpijak pada konsep pendidikan inklusif, buku ini membedah landasan teologis dan praktis dalam menghadirkan kalam Ilahi bagi masyarakat tuli. Penulis menegaskan bahwa hak untuk berinteraksi dengan wahyu adalah milik semua orang, sekaligus memberikan tinjauan kritis terhadap literatur terdahulu guna memperkuat sistem pendidikan Al-Qur’an yang lebih ramah disabilitas.

    Selanjutnya, buku ini mengupas tuntas aspek teknis dan metodologis mengenai interaksi tunarungu dengan Al-Qur’an. Mulai dari pemahaman mendalam terhadap karakteristik sensorik rungu wicara hingga penerapan metode isyarat yang sistematis dalam membaca serta menghafal Al-Qur’an. Kehadiran panduan praktis ini menjadi terobosan penting untuk menjembatani kesenjangan aksesibilitas agama, yang selama ini sering kali hanya berfokus pada metode auditori konvensional.

    Pada bagian akhir, pembaca diajak menelusuri ekosistem pendukung melalui potret Pesantren Tahfiz Difabel, mulai dari visi pendirian hingga manajemen fasilitasnya. Buku ini mengungkap pilar-pilar keberhasilan pendidikan inklusif yang mampu mengubah kesunyian menjadi lantunan gerak bermakna. Ini adalah karya komprehensif yang tidak hanya menawarkan panduan pedagogis, tetapi juga inspirasi spiritual bagi pendidik, keluarga, dan masyarakat untuk mewujudkan akses Al-Qur’an yang setara bagi semua.

  • Bahan Ajar Indeks Zakat

    Rp 60.000

    Bahan Ajar Indeks Zakat Jilid 1 merupakan panduan komprehensif mengenai sistem pengukuran kinerja zakat yang dikembangkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI). Buku ini membahas empat instrumen utama: Indeks Zakat Nasional, Indeks Literasi Zakat, Indeks Transparansi Lembaga Pengelola Zakat, dan Indeks Kepatuhan Syariah Lembaga Zakat.

    Melalui pendekatan konseptual dan metodologis yang sistematis, buku ini menjelaskan dimensi makro dan mikro pengelolaan zakat, model estimasi penghitungan indeks, pengukuran dampak zakat terhadap kesejahteraan mustahik dan pengentasan kemiskinan serta pengukuran kualitas tatakelola dalam pengelolaan zakat. Disusun untuk mahasiswa, akademisi, dan praktisi, buku ini menjadi rujukan penting dalam mendorong tata kelola zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi pembangunan sosial-ekonomi umat.

  • EPISTEMOLOGI SUNNATULLAH: Kajian Tafsir Tematik Multidisipliner

    Rp 100.000

    Buku ini mengajak pembaca memahami sunnatullah dengan sudut pandang yang lebih luas dan menyeluruh. Selama ini, sunnatullah sering dipahami sebatas hukum sebab-akibat yang berlaku tetap dalam kehidupan, padahal Al-Qur’an juga menyingkap adanya sunnatullah khariqah berupa mukjizat, karamah, ma’unah, ihânah, dan istidrâj. Dengan pendekatan relasional yang melibatkan pancaindra, akal, intuisi, dan wahyu, buku ini menegaskan bahwa sunnatullah hadir dalam dua corak: kepastian dan kemungkinan, yang sama-sama menyimpan hikmah.

    Isi buku tidak berhenti pada teori, tetapi menyajikan langkah-langkah praktis untuk memahami petunjuk Al-Qur’an secara tematis. Setiap surat, juz, atau tema tertentu dapat dipetakan, dikelompokkan, lalu ditafsirkan dengan dukungan berbagai disiplin ilmu. Proses ini membantu pembaca menemukan benang merah antara ayat-ayat Al-Qur’an dengan realitas kehidupan dan perkembangan pengetahuan modern, sehingga pesan-pesan ilahi terasa lebih dekat dan aplikatif.

    Buku ini menjadi jembatan antara warisan tafsir klasik dengan kebutuhan pemikiran kontemporer. Ia menawarkan pandangan baru tentang bagaimana sunnatullah bekerja dalam kehidupan manusia dan alam semesta, serta menghadirkan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi yang relevan sepanjang zaman. Untuk bahasan selanjutnya, milikilah buku ini. Semoga bermanfaat, dan selamat membaca!

  • ESENSI ISLAH AL-AFRAD SEBAGAI PILAR KESEJAHTERAAN SOSIAL

    Rp 80.000

    Buku ini mengangkat sebuah gagasan mendasar namun sering terabaikan: membangun masyarakat dimulai dari pembinaan individu. Terinspirasi dari pemikiran brilian Ibnu ‘Āsyūr—ulama dan pemikir abad ke-20—konsep Iṣlāḥ al-Afrād (reformasi dan pembinaan pribadi) dipaparkan sebagai fondasi kokoh bagi terciptanya tatanan sosial yang adil, harmonis, dan berkelanjutan.

    Ibnu ‘Āsyūr menegaskan, kekuatan masyarakat tidak lahir dari kebijakan struktural semata, tetapi dari pribadi-pribadi yang bertanggung jawab, dan berpegang pada nilai etika serta spiritual. Melalui perpaduan kajian Al-Qur’an dan pembacaan kritis terhadap realitas sosial, buku ini menawarkan analisis yang tajam sekaligus aplikatif.

    Lebih dari sekadar teori, karya ini mengajak pembaca menjadi agen perubahan—dimulai dari diri sendiri—untuk membangun keluarga, komunitas, dan bangsa yang lebih berkeadilan dan sejahtera.

  • ESENSI PEMBELAJARAN TAHSIN AL-QUR’AN

    Rp 75.000

    Buku ini menguraikan secara sistematis pembelajaran makhārij al-urūf dan ifāt al-urūf sebagai dasar utama dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an. Di dalamnya, berisi penjelasan yang disusun berdasarkan proses dalam menerapkan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Dimana, di dalamnya terdapat tiga tahapan utama pembelajaran.

    Pertama, tahap perencanaan. Tahap ini menyajikan beberapa langkah, seperti pelaksanaan pretest, pengelompokan peserta, penyediaan media, serta penyusunan rubrik penilaian. Kedua, tahap pelaksanaan. Tahap ini ditandai dengan pembacaan sajak tajwid dan penggunaan strategi S.U.B.U.H (Salam, Ulang, Beri, Uji, Hamdalah). Ketiga, tahap evaluasi. Di tahap ini, dilakukan untuk melihat perkembangan dan memastikan ketercapaian tujuan.

    Selain itu, buku ini menjelaskan strategi pembelajaran melalui ceramah, praktik, dan demonstrasi. Serta strategi melalui tanya jawab dan latihan. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kesadaran peserta mengenai kefasihan pengucapan huruf, pentingnya mempelajari makhārij dan ifāt, serta kemampuan menerapkannya dalam bacaan Al-Qur’an secara benar dan konsisten. Dengan penyajian yang jelas dan aplikatif, buku ini menjadi panduan berharga bagi para pengajar, praktisi tahsin, dan pembelajar Al-Qur’an yang ingin meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan metode yang efektif dan terarah.

  • Kamus Al-Qur’an Singkat Al-Busyro

    Alhamdulillah wa syukrulillah kamus ini sebagai penunjang pembelajaran menterjemah Al-Qur’an metode Al-Busyro telah selesai dan ucapan Allahumma Sholli ala sayyidina Muhammad wa `ala ali sayyidina Muhammad SAW semoga senantiasa tercurah ke haribaan  Nabi Muhammad SAW.

    وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ

    Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. [QS. An-Nahl: 89].

    Dari ayat ini, agar kita mendapatkan kedahsyatan hikmah yang terkandung dalam Al-Qur’an, tentu kita harus menghayati isinya, sedangkan untuk menghayati isi Al-Qur’an kita harus tahu artinya sehingga kita akan mengerti maknanya yang tersurat dan tersirat. Karena itu untuk membantu pembelajaran menterjemah Al-Qur’an, kamus ringkas ini sangat diperlukan. Semoga kamus ini membawa manfaat bagi penulis dan pembaca yang budiman.

  • MUSHAF KUNO NUSANTARA: KARAKTERISTIK SYAKL DHABT MUSHAF AL-QUR`AN SUNAN DRAJAT

    Rp 100.000

    Mushaf Kuno Nusantara menghadirkan gambaran utuh tentang kekayaan tradisi penyalinan Al-Qur’an di wilayah Indonesia, khususnya Jawa Timur. Melalui mushaf-mushaf tua yang tersimpan di Lamongan, buku ini menelusuri jejak warisan intelektual dan spiritual yang tertanam dalam setiap lembarannya.

    Pembaca diajak mengenal berbagai ciri tekstual yang menjadi keunikan mushaf kuno, seperti penggunaan dhabt al-mushaf—hamzah washal dan qatha’, tanda sukun pada bacaan nun sakinah, pola titik, bentuk i‘râb (harakat rafa’, nashab, jar atau jazem), hingga faktor nâqish (kurang), ziyâdah (tambah), dan tabdîl (pergantian huruf atau kata) dalam penulisan. Ragam bentuk ini memperlihatkan perpaduan harmonis antara tradisi keilmuan Islam dengan budaya lokal yang berkembang pada masanya.

    Melalui penyajian yang jernih dan mudah diikuti, buku ini membantu pembaca memahami bagaimana mushaf-mushaf tersebut tidak hanya berfungsi sebagai teks keagamaan, tetapi juga sebagai cermin perjalanan sejarah, seni, dan identitas keislaman di Nusantara.

    Karya ini layak menjadi rujukan bagi siapa pun yang ingin mendalami perkembangan penulisan Al-Qur’an di Indonesia, sekaligus memperkaya wawasan tentang khazanah peradaban Islam yang tumbuh di bumi Nusantara.

  • Nilai Al-Qur´an dalam Tradisi Mopatama Korā Suku Kaili

    Rp 85.000

    Buku ini mengulas tradisi Mopatama Korā, yaitu prosesi mengkhatamkan Al-Qur’an bagi calon pengantin perempuan pada malam kolontigi (malam pemakaian inai) dalam pernikahan adat suku Kaili di Palu, Sulawesi Tengah. Tradisi ini merupakan hasil pertemuan dan akulturasi antara adat lokal suku Kaili dan ajaran Islam yang berkembang setelah masuknya Islam ke wilayah tersebut.

    Dalam buku ini menampilkan bagaimana Al-Qur’an bukan hanya dipahami sebagai teks suci melainkan dihidupkan dan dimaknai dalam praktik sosial dan budaya masyarakat. Di dalamnya juga mengkaji nilai-nilai Al-Qur’an yang terkandung dalam tradisi Mopatama Korā melalui penjelasan tafsir Al-Qur’an dan kaidah fikih al-‘ādah muḥakkamah. Ini menunjukkan bahwa tradisi ini termasuk dalam kategori al-‘urf ṣaḥīḥ, yaitu adat yang tidak bertentangan dengan nash syariat dan mengandung kemaslahatan, khususnya dalam menjaga agama dan keturunan. Dengan demikian, Mopatama Korā layak dipahami dan dilestarikan sebagai warisan budaya religius yang memperkaya khazanah Islam Nusantara.

  • PARADIGMA NAFKAH ISTRI

    Rp 70.000

    Buku Paradigma Nafkah Istri menghadirkan pandangan baru tentang makna nafkah dalam keluarga Muslim. Ia tidak sekadar membahas kewajiban suami memberi nafkah, tetapi juga menggali hakikat nafkah sebagai wujud cinta, amanah, dan kerja sama yang membangun keseimbangan dalam rumah tangga.

    Melalui pendekatan Al-Qur’an dan realitas sosial, buku ini menelusuri bagaimana nilai-nilai ilahiah dapat diterjemahkan dalam kehidupan modern, dimana istri sering turut berperan dalam menopang ekonomi keluarga. Dengan bahasa yang lugas dan bernas, penulis mengajak pembaca memahami bahwa kerja sama antara suami dan istri bukan bentuk pelanggaran syariat, melainkan ekspresi kasih dan tanggung jawab bersama.

    Karya ini menjadi refleksi penting bagi siapa pun yang ingin melihat hubungan suami-istri dari sudut pandang yang lebih adil, manusiawi, dan Qur’ani — sebuah paradigma yang menempatkan nafkah bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai jembatan menuju keluarga yang sakinah, penuh cinta, dan bermartabat.