View cart “MUSHAF KUNO NUSANTARA: KARAKTERISTIK SYAKL DHABT MUSHAF AL-QUR`AN SUNAN DRAJAT” has been added to your cart.
Showing 10–18 of 88 results
-
Sale!

Rp 100.000 Rp 80.000
Buku ini menyuguhkan kajian komparatif yang mendalam mengenai praktik talaqqi dalam ilmu qiraâat Al-Qurâan di dua wilayah dengan tradisi keislaman yang khas: Indonesia dan Suriah. Talaqqi, sebagai metode pembelajaran langsung dari guru kepada murid dengan rantai transmisi (sanad) yang tersambung hingga Rasulullah SAW, merupakan pilar penting dalam menjaga keaslian bacaan Al-Qurâan.
Melalui literatur otoritatif, buku ini menyoroti direktif yang melandasi talaqqi di kedua negaraâmulai dari sanad guru, standar hafalan dan bacaan, hingga sistem pengesahan sanad.
Karya ini menjadi kontribusi penting dalam khazanah studi qiraâat dan pendidikan Al-Qurâan. Ia tidak hanya menawarkan wawasan perbandingan, tetapi juga mendorong pembaca untuk merefleksikan urgensi pelestarian metode talaqqi di tengah perubahan zaman. Sangat relevan bagi akademisi, praktisi pendidikan Islam, serta siapa saja yang peduli pada transmisi ilmu-ilmu Al-Qurâan secara otentik dan berkelanjutan.
-

Tak jarang, kajian mengenai rasm dan qirĂą`Ăąt dinilai sebagai bidang keilmuan yang sagnan dan sudah final. Namun bukan berarti penelitian mengenai Al-Qur`an berhenti, bahkan kini kajian mengenai Al-Qur`an banyak diminati revisionis Barat. Sejarah rasm dan qirĂą`Ăąt yang memiliki banyak âkejanggalanâ bagi revisionis membuat mereka mempertanyakan Al-Qur`an sebelum Al-Qur`an. Atau dengan kata lain, Al-Qur`an sebelum dikodifikasi pada masa Khalifah Utsman ibn Affan.
Buku ini mengupas sejarah mengenai penulisan Al-Qur`an dari awal ditulis, penulisan Rasm Utsmani, hingga penulisan pasca Utsmani dan sejarah qirĂą`Ăąt sejak masa Rasulullah hingga masa sekarang. Buku ini juga mendedah pandangan revisionis yang bertolak belakang dengan pandangan mayoritas ulama muslim dari segi rasm dan qirĂą`Ăąt, hingga diskusi mengenai gagasan Al-Qur`an Edisi Kritis (QEK) yang diupayakan revisionis untuk merevisi Kitab Suci umat muslim saat ini. Apakah Al-Qur`an Edisi Kritis (QEK) merupakan wacana yang relevan dengan masa kini?
-

-

Rp 130.000
Buku ini mengajak pembaca memahami sunnatullah dengan sudut pandang yang lebih luas dan menyeluruh. Selama ini, sunnatullah sering dipahami sebatas hukum sebab-akibat yang berlaku tetap dalam kehidupan, padahal Al-Qurâan juga menyingkap adanya sunnatullah khariqah berupa mukjizat, karamah, maâunah, ihĂąnah, dan istidrĂąj. Dengan pendekatan relasional yang melibatkan pancaindra, akal, intuisi, dan wahyu, buku ini menegaskan bahwa sunnatullah hadir dalam dua corak: kepastian dan kemungkinan, yang sama-sama menyimpan hikmah.
Isi buku tidak berhenti pada teori, tetapi menyajikan langkah-langkah praktis untuk memahami petunjuk Al-Qurâan secara tematis. Setiap surat, juz, atau tema tertentu dapat dipetakan, dikelompokkan, lalu ditafsirkan dengan dukungan berbagai disiplin ilmu. Proses ini membantu pembaca menemukan benang merah antara ayat-ayat Al-Qurâan dengan realitas kehidupan dan perkembangan pengetahuan modern, sehingga pesan-pesan ilahi terasa lebih dekat dan aplikatif.
Buku ini menjadi jembatan antara warisan tafsir klasik dengan kebutuhan pemikiran kontemporer. Ia menawarkan pandangan baru tentang bagaimana sunnatullah bekerja dalam kehidupan manusia dan alam semesta, serta menghadirkan Al-Qurâan sebagai sumber inspirasi yang relevan sepanjang zaman. Untuk bahasan selanjutnya, milikilah buku ini. Semoga bermanfaat, dan selamat membaca!
-

Rp 155.000
Buku Epistemologi Taujih al-QirÄâÄt mengungkap sisi lain dari tafsir MarÄáž„ LabÄ«d karya Syekh Nawawi al-Bantani, ulama besar Nusantara abad XIX. Tafsir ini tidak hanya menampilkan qirÄâÄt sabâah dan âasyrah yang sudah populer, tetapi juga menghidupkan kembali qirÄâÄt tsamÄniyyah yang hampir terlupakan dalam arus besar sejarah qirÄâÄt.
Dengan pendekatan yang menyeluruh, Syekh Nawawi memadukan analisis linguistik, semantik, performansi, historis, dan ortografi. Kerangka ini menjadikan taujÄ«h al-qirÄâÄt dalam MarÄáž„ LabÄ«d lebih komprehensif dibanding karya-karya sebelumnya, sekaligus memperlihatkan keluasan pengetahuan serta kepekaan intelektualnya terhadap keragaman bacaan Al-Qurâan.
Buku ini tidak hanya menegaskan kontribusi Syekh Nawawi dalam menjaga khazanah qirÄâÄt, tetapi juga menunjukkan bagaimana tradisi ilmu Qurâani tetap hidup di tangan ulama Nusantara. MarÄáž„ LabÄ«d hadir sebagai jembatan antara tradisi klasik dan kebutuhan intelektual modern, menjadikannya pilar penting dalam pelestarian dan pengembangan ilmu qirÄâÄt.
-

Rp 80.000
Buku ini mengangkat sebuah gagasan mendasar namun sering terabaikan: membangun masyarakat dimulai dari pembinaan individu. Terinspirasi dari pemikiran brilian Ibnu âÄsyĆ«râulama dan pemikir abad ke-20âkonsep IáčŁlÄáž„ al-AfrÄd (reformasi dan pembinaan pribadi) dipaparkan sebagai fondasi kokoh bagi terciptanya tatanan sosial yang adil, harmonis, dan berkelanjutan.
Ibnu âÄsyĆ«r menegaskan, kekuatan masyarakat tidak lahir dari kebijakan struktural semata, tetapi dari pribadi-pribadi yang bertanggung jawab, dan berpegang pada nilai etika serta spiritual. Melalui perpaduan kajian Al-Qurâan dan pembacaan kritis terhadap realitas sosial, buku ini menawarkan analisis yang tajam sekaligus aplikatif.
Lebih dari sekadar teori, karya ini mengajak pembaca menjadi agen perubahanâdimulai dari diri sendiriâuntuk membangun keluarga, komunitas, dan bangsa yang lebih berkeadilan dan sejahtera.
-

Rp 62.000
Buku ini menguraikan secara sistematis pembelajaran makhÄrij al-áž„urĆ«f dan áčŁifÄt al-áž„urĆ«f sebagai dasar utama dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qurâan. Di dalamnya, berisi penjelasan yang disusun berdasarkan proses dalam menerapkan membaca Al-Qurâan dengan baik dan benar. Dimana, di dalamnya terdapat tiga tahapan utama pembelajaran.
Pertama, tahap perencanaan. Tahap ini menyajikan beberapa langkah, seperti pelaksanaan pretest, pengelompokan peserta, penyediaan media, serta penyusunan rubrik penilaian. Kedua, tahap pelaksanaan. Tahap ini ditandai dengan pembacaan sajak tajwid dan penggunaan strategi S.U.B.U.H (Salam, Ulang, Beri, Uji, Hamdalah). Ketiga, tahap evaluasi. Di tahap ini, dilakukan untuk melihat perkembangan dan memastikan ketercapaian tujuan.
Selain itu, buku ini menjelaskan strategi pembelajaran melalui ceramah, praktik, dan demonstrasi. Serta strategi melalui tanya jawab dan latihan. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kesadaran peserta mengenai kefasihan pengucapan huruf, pentingnya mempelajari makhÄrij dan áčŁifÄt, serta kemampuan menerapkannya dalam bacaan Al-Qurâan secara benar dan konsisten. Dengan penyajian yang jelas dan aplikatif, buku ini menjadi panduan berharga bagi para pengajar, praktisi tahsin, dan pembelajar Al-Qurâan yang ingin meningkatkan kemampuan membaca Al-Qurâan dengan metode yang efektif dan terarah.
-

Suatu fenomena alih asuh anak kepada kakek-neneknya atau grandparenting, sudah tidak âasing di masyarakat. Orang tua yang sibuk bekerja memutuskan untuk mengalihkan âpengasuhan anaknya kepada grandparent. Di mana mereka adalah seorang lansia yang âmengalami beberapa penurunan meliputi kondisi fisik dan non fisik yang terjadi secara âalamiah. Grandparent tidak selincah bagaimana orang tua mengasuh anaknya, terlebih jika âyang diasuh adalah anak-anak balita yang sedang mengalami masa aktif. Hal demikian âtentu membebani grandparent dan berseberangan dengan ajaran Islam yang memerintahkan âUmatnya untuk berbakti kepada orang tua (birrul walidain).â
Buku ini akan mengupas fenomena grandparenting dalam pandangan Al-Qurâan. Pun juga âakan dibahasa parameter dan hukum grandparenting. Apakah Islam membolehkan? Sejauh âmana batasan kebolehannya? Demi terwujudnya masyarakat yang baik dan berakhlak âmulia. Semangat dalam melaksanakan tanggung jawab dan memaksimalkan pengabdian. âSemoga âbermanfaat, selamat membaca!â
-
Sale!

Rp 100.000 Rp 70.000
Gifted children atau anak berkebutuhan istimewa memiliki karakter intelektual dan emosional yang berbeda dengan anak lain pada umumnya. Dalam pengasuhannya membutuhkan penanganan khusus agar potensi dan keberbakatannya bisa dikembangkan secara optimal. Buku ini menjelaskan gifted children dan pola asuh pendidikannya perspektif Al-Qur`an yang dikuatkan dengan penjelasan tafsir Ibnu KaĆÄ«r dan tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dengan menggunakan pendekatan psikologi dan sosiologi.
Buku ini menjelaskan bahwa pola pengasuhan gifted children sesuai dengan perspektif Al-Qur`an adalah dengan besikap lemah lembut, selalu memaafkan, mendoakan dan musyawarah serta tawakkal. Cara-cara mengasuh anak gifted yang terdapat dalam Q.S Ali Imran ayat 159 ini sesuai dengan pola pengasuhan demokratis dalam teori psikologi.
Semoga bermanfaat dan selamat membaca!