Showing 91–94 of 94 results

  • Catatan Hati yang Bertumbuh

    Jejak demi jejak tertinggal dalam diam. Tentang waktu yang nyaris terlewat tanpa makna, mimpi yang digantung terlalu lama, serta luka yang tak pernah benar-benar sempat dijelaskan. Di antara riuhnya kehidupan yang terus berjalan, ada hati-hati yang diam-diam berjuang memahami arah, mempertanyakan pilihan, dan mencoba tetap berdiri meski goyah. Narasi-narasi ini mengalir dari kegelisahan yang akrab. Sibuk nan hampa, berjalan tanpa kata sampai, berharap tapi tak selalu tahu kepada apa.
    Namun, jauh melampaui peluh dan ambisi, ada “Narasi Kalam” yang menjadi kompas paling tenang di tengah badai kehidupan. Antara langkah yang lelah dan ayat yang meneduhkan, kumpulan tulisan ini membuktikan bahwa sejauh apa pun kaki berkelana, kedamaian sejati hanya ditemukan saat kita pulang pada pelukan Sang Pemilik Waktu.

  • Spectrum Of Teaching Styles & Komunikasi Persuasif Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak

    Buku ini mengupas penerapan komunikasi persuasif dan Spectrum of Teaching Styles. Fokus utama karya ini adalah bagaimana guru mampu meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, serta pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak melalui pendekatan komunikasi yang efektif dan gaya mengajar yang variatif.

    Komunikasi persuasif guru ditampilkan melalui dua jalur: jalur pusat berupa kejelasan argumen dan relevansi pesan, serta jalur periferal berupa kredibilitas, keteladanan, dan gaya komunikasi yang lembut dan memotivasi. Sementara itu, Spectrum of Teaching Styles diterapkan melalui kombinasi gaya berpusat pada guru (komando, latihan, variasi) dan gaya berpusat pada siswa (guided discovery, divergent production) untuk memperdalam pemahaman nilai akhlak.

    Buku ini menjadi rujukan penting bagi pendidik, mahasiswa, dan praktisi pendidikan agama Islam yang ingin memahami bagaimana komunikasi persuasif dan variasi gaya mengajar dapat memperkuat pembelajaran Akidah Akhlak di sekolah menengah.

  • Psikologi Qur’ani: Bangkit Dari Post Infidelity Stress Disorder

    Rp 140.000

    Buku Psikologi Qur’ani: Bangkit dari Post Infidelity Stress menghadirkan pemahaman mendalam tentang trauma akibat perselingkuhan yang dikenal sebagai Post Infidelity Stress Disorder (PISD). Trauma ini tidak hanya meninggalkan luka emosional yang mendalam, tetapi juga memengaruhi kepercayaan diri, ketenangan batin, hubungan keluarga, serta kualitas kehidupan spiritual seseorang.

    Melalui Psikologi Qur’ani dengan metode Ultimate Freedom Mastery (UFM), buku ini memandang trauma bukan sekadar gangguan psikologis, melainkan bagian dari perjalanan menemukan kembali makna hidup. Perpaduan wahyu dan psikologi menghadirkan jalan pemulihan yang menyentuh jasad, akal, dan ruh secara menyeluruh.

    Buku ini menjadi bacaan penting bagi praktisi terapi, konselor, akademisi, pemerhati kesehatan mental, serta masyarakat umum yang ingin memahami proses pemulihan trauma dari perspektif Psikologi Qur’ani. Buku ini menawarkan sumber kekuatan untuk menghadapi luka pengkhianatan, membangun kembali ketahanan diri, dan memperkuat hubungan dengan Allah swt.

  • Keteladanan Sebagai Fondasi Karakter Religius

    Buku ini membahas peran penting orang tua dan guru dalam membentuk karakter religius anak. Nilai-nilai keagamaan ditanamkan melalui keteladanan dalam perkataan, perbuatan, dan pembiasaan sehari-hari. Melalui contoh yang baik, anak belajar tentang akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan pelaksanaan ibadah. Buku ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius memerlukan keterlibatan keluarga dan sekolah secara berkesinambungan. Keteladanan yang konsisten menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan perilaku religius pada anak. Dengan demikian, pendidikan karakter tidak hanya diajarkan, tetapi juga dicontohkan dalam kehidupan nyata.

    Selain mengulas keteladanan, buku ini menjelaskan berbagai aspek karakter religius yang berkembang pada peserta didik. Pembahasannya mencakup keyakinan, ibadah, penghayatan, pengetahuan, dan pengamalan nilai-nilai agama. Kelima aspek tersebut saling melengkapi dalam membentuk pribadi yang beriman dan berakhlak. Buku ini juga menyoroti pentingnya menghubungkan pemahaman agama dengan perilaku sehari-hari. Penghormatan kepada orang tua, guru, dan sesama menjadi wujud nyata karakter religius. Buku ini dapat menjadi panduan bagi keluarga, pendidik, dan masyarakat dalam membina generasi yang berakhlak mulia.